Matematika Ajaib Memperkuat Logika Sains Murid SMP

Komentar · 68 Lihat

Satu hal paling penting yang patut diluruskan pemahamannya tentang Matematika Ajaib dan sains adalah anggapan bahwa Matematika Ajaib dan sains merupakan sebentuk sosok yang “menakutkan”, sesuatu yang “jauh di sana”, sesuatu yang “membahayakan”.

Sesungguhnya matematika dan sains adalah semacam sahabat yang amat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Perhatikanlah sebuah bola yang dilontarkan ke atas. Gaya Gravitasi atau Gaya Tarik Bumi membuat bola itu jatuh. Seandainya bola itu kita lambungkan di luar angkasa, maka bola itu akan meluncur ke atas selamanya! Apa kata sains? Di luar angkasa tidak ada Gravitas!

Sekarang pergilah ke toko buku terkenal di kota Anda. Carilah buku dengan diskon 10% dari harga jualnya. Apa yang terjadi jika pegawai toko mendiskon lagi buku yang kita beli dengan 20% dari harga baru? Apakah ini berarti kita membeli buku dengan diskon 30%? Matematika Ajaib menjawabnya: tidak!

Atau, apa yang dikatakan sains pada saat kita meniupkan udara di antara dua bola pingpong? Kemudian, bagaimana sains menjelaskan tentang tejadinya Ghostly Coin (Koin Hantu)? Apa kata sains tentang Prinsip Kerja Roket?

Lalu bagaimana Matematika Ajaib dapat menjelaskan tentang Huruf Pusing! atau Volume Tabung dengan sederhana? Bagaimana Matematika Ajaib menyederhanakan perkalian 9314 x 6984 semudah menjumlahkan 1+1 dengan Kalkulator Kertas atau Papan Hitung Matematika Ajaib?

Sosok yang terkesan “rumit” pada beberapa contoh pertanyaan di atas akan menjadi sederhana untuk dipahami oleh siapa saja ketika kita memasuki Matematika Ajaib, karena pada prinsipnya matematika dan sains itu memang mudah untuk diwujudkan dalam bentuk percobaan (atau eksperimen) dalam upaya menjelaskan suatu proses perhitungan matematika dan sains agar menjadi jauh lebih sederhana dan mudah. Serta pasti menyenangkan siapa saja!

Janganlah percobaan matematika dan sains selalu dikaitkan dengan sesuatu yang susah untuk dilakukan, memerlukan peralatan dan bahan khusus, serta dapat membahayakan pembelajarnya. Jika kita termasuk salah satu orang yang berpikiran demikian, maka kita sudah menjadi “korban” sebuah atau beberapa film karya Hollywood.

Namun demikian, tidak semua matematika dan sains dapat dijelaskan dengan penyederhanaan. Masih ingat film “Back to the Future”? Inilah salah satu bentuk percobaan “mimpi” sains. Mengapa? Karena sains berkata: belum terbukti! Apakah perhitungan rumus matematikanya salah? Bisa jadi! Meski demikian, sebagai salah satu bentuk imajinasi, “Back to The Future” boleh dipikirkan!!

Penyederhanaan proses matematika dan sains tidaklah sepenuhnya salah, sebab memang ada eksperimen matematika dan sains yang rumit. Contohnya, berapakah jarak Bumi dan planet Mars? Atau, berapa derajatkah panas pusat Matahari? Kapankah Dinosaurus punah? Ini contoh beberapa eksperimen matematika dan sains yang sulit kita lakukan di rumah! Akan tetapi tidak pula dapat secara mutlak dibenarkan bahwa matematika dan sains itu rumit. Ada sangat banyak eksperimen matematika dan sains yang dapat dilakukan dengan mudah dan menggunakan bahan yang ada di sekitar kita sehari-hari.

Di kelas Matematika Ajaib ini kita akan bersama-sama melakukan eksperimen matematika dan sains dengan menggunakan bahan-bahan dasar yang ada di rumah atau sekitar rumah.

Janganlah kita terjebak pada rumit atau tidak rumit. Namun, menumbuhkan minat dan jiwa eksplorasi matematika dan sains pada anak-anak jauh lebih penting daripada sekedar mencari mana yang rumit dan mana yang mudah!

Mengapa? Karena menjadi matematikawan atau ilmuwan itu hanyalah satu pilihan. Tetapi, berpikir logis dan ilmiah itu satu keharusan.

Jadi, apa yang bisa dikatakan matematika dan sains di rumah kita?  Mulai di Edisi 5 dan seterusnya, kita akan selalu bertemu dengan Matematika Ajaib di majalah Keajaiban Matematika untuk membahas beberapa pemecahan masalah berhitung dengan metode Matematika Ajaib. Sampai jumpa di edisi berikutnya.

 

Komentar