Jurnalistik Bukan Bidangku Tapi Anak-Anak Ini Bisa Kuubah Jadi Suka Menulis

Komentar · 92 Lihat

Menjadi jurnalis ataupun penulis untuk anak SD mungkin belum pernah terpikirkan. Oleh sebab itu, jika ingin mengajarkan Literasi pada anak SD, lakukanlah dengan sepenuh hati dan penuh kejutan. Insyaa Allah mereka makin senang menulis dan pada akhirnya makin memahami Literasi.

Aku tak pernah mengajarkan difinisi Jurnalistik pada anak-anak di Kelas Jurnalistik SD Islam Khoiru Ummah (KhU) Malang. Aku juga tak banyak berteori ini itu dalam mengajarkanJurnalistik pada anak-anak kelas 4, 5 dan 6 ini.

Keyakinanku hanya satu. Mereka adalah anak-anak yang cerdas dan memiliki naluri untuk berkisah pada sesama teman mereka disaat-saat senggang. Dan teman yang diajak berkisah itu tentunya memahami apa yang sedang dikisahkan.

Jadi sampailah informasi yang memang sengaja untuk disampaikan pada sesama manusia. Itu sudah naluri siapapun yang masih hidup di dunia ini. Tentu saja, orang yang sudah tak bernyawa tak bisa menyampaikan informasi.

Dari mana sumber informasinya agar dapat mereka jadikan sebuah kisah? Mudah. Apa yang ada di bawah kolong langit itulah sumber informasi. Sumber berita. Tinggal mereka bisa memilahnya mana informasi yang bermanfaat dan mana yang tidak bermanfaat.

Jadi, dalam mengajarkan Jurnalistik bersama pak Bekti Hermawan, saya tak pernah mengajarkan teorinya. Anak-anak Jurnalistik hanya kami bekali bagaimana memilih informasi yang bermanfaat sehingga bisa disampaikan kepada siapapun tanpa menimbulkan prasangka.

Pendekatan mengajarkan Jurnalistik seperti ini ternyata lebih bisa menyemangati anak-anak untuk menulis. Menulis apapun yang mereka bisa tulis berdasarkan sumber informasi yang baik dan benar.

Setelah 1 semester mereka belajar Jurnalistik, komentar tak terduga mereka sampaikan kepada kami sebagai pengajar. Sungguh, pengakuan mereka adalah semangat bagi kami untuk selalu berkarya di bidang pendidikan dasar. Apa pun bidang ilmu yang harus kami ajarkan.

Berikut pengakuan anak-anak kelas Jurnalistik tahun 2019 sebelum pandemi mengharuskan kami menghentikan kegiatan ini:

 

Menurutku kelas jurnalistik itu menyenangkan karena aku disini bisa dapat banyak informasi baru dari temen-temen dan pak Bekti. Tapi aku jujur pas pertama masuk kelas ini aku pengen keluar karena bu Ana pernah marah karena tanggapan anak-anak jurnalistik lain yang nyleneh. Tapi saat ke tengah-tengah ternyata pengajarannya seru. Ternyata pak Bekti dan bu Ana ramah J Terimakasih pak Bekti dan bu Ana. - [Tanisha Kamalia, Kelas 6B]

Jurnalistik itu kataku menyenangkan, menarik dan gampang. Pelajarannya adalah mengumpulkan informasi, menulis informasi dan menyalin informasi. Apalagi belajar bersama dengan temen-temenku yang keren dan diajari oleh guru paling hebat. Aku sangat suka di jurnalistik ini. Coba ya ada banyak orang yang ikut jurnalistik. - [Hiroshi, Kelas 5B]

Menurutku jurnalistik itu sangat menyenangkan karena bisa mengumpulkan informasi untuk orang lain, menyenangkan dan bermanfaat. Selain itu informasi yang kita kirim bisa bermanfaat untuk diri sendiri juga. Kapan nih ada tugas lagi, saya tidak sabar menunggunya. Thanks for pak Bekti. - [Royan Tahta Jihad, Kelas 6A]

Kelas jurnalistik itu seru. Kadang bikin ngantuk. Kadang bosen. Meskipun begitu aku suka, karena ilmu jurnalistik gak ada dipelajaran sekolah. Insyaa Allah ilmuku jadi bertambah. Kadang jurnalistik sibuk dan ada pikiran ingin berhenti. Tapi, berbekal tujuan dan kemauan yang kuat saya tidak jadi berhenti. Sekarang malah suka karena bisa sekalian refreshing. Juga menyegarkan otak dengan menulis, berpikir, berpendapat, dan bertemu dengan orang dengan visi sama. Tetap maju kelas Jurnalistik-KhU. Semoga makin baik ke depannya. Aamiin. - [Mahira Adnayya Mafaza, Kelas 6B]

Menurutku kadang-kadang jurnalistik itu membosankan karena disana itu sepi, sunyi dan aku jadi ngantuk. Tapi kadang-kadang juga menyenangkan karena disana aku dapat pengetahuan yang belum aku tau. Misalnya tentang sekolah “Toto Chan”. Itu aja aku belum tau sama sekali dan baru tau di kelas Jurnalistik-KhU. Di kelas Jurnalistik-KhU juga bisa berinteraksi adik-adik kelas 5. Sebelumnya aku itu gak terlalu rukun sama anak kelas 5. Dan sejak ada anak kelas 5 di Jurnalistik-KhU aku sudah mulai bisa berinteraksi dengan adik kelasku kelas 5 (sedikit-sedikit) – [ Ulfiyah Fatimah, Kelas 6B]

Menyenangkan di kelas Jurnalistik-KhU. Di majalah diajarkan oleh pak Bekti dan bu Ana cara cepat mengerti dan dikasih waktu jika tidak mengerjakan tugas. – [Aisyah Rahma Nabila, Kelas 5B]

Saya senang berada di kelas Jurnalistik-KhU karena kelasnya seru bisa membuat artikel-artikel. Jam di jurnalistik kalau bisa ditambah. – [Naja Zahira, Kelas 5B]

Menurutku jurnalistik itu sangat menyenangkan karena dapat belajar tentang wawancara, mengambil berita dan dapat bertemu teman-teman. Kalau bisa semester berikutnya aku ingin ikut jurnalistik lagi. – [Daffa Almer D, Kelas 5A]

Menurut saya  jurnalistik itu menyenangkan. Tapi tugas-tugasnya ada yang gampang dibuat dan ada yang sulit dibuat. Tapi enak ikut jurnalistik bisa ketemu temen-temen saat hari Sabtu. Jika perlu insyaa Allah aku akan ikut jurnalistik lagi saat semester berikutnya. – [Akhmad Suhamdani, Kelas 5A]

Semoga Allah masih memberikan kita waktu untuk bertemu kembali ya anak-anakku. Lanjutkan jenjang belajarmu dengan semangat yang sama saat kalian berada di kelas Jurnalistik

Komentar
Erna Wati 1 w

Tertarik banget untuk kelas jurnalistnya bunda Ana.. jadi kepo lanjutan bagaimana tahapan mengisi kelas jurnalist yang menarik..