5 Game Terlarang di Seluruh Dunia Ternyata Kontennya Seperti Ini

Komentar · 61 Lihat

Apa penyebab 5 game ini akhirnya dilarang beredar di seluruh dunia? Simak ya agar kalian tak tertinggal informasinya.

Sadis, pornografi, pelecehan, rasisme dan tindakan tidak mendidik lainnya seharusnya tidak ada dalam sebuah permainan atau game.

Kali ini aku akan jelasin beberapa game tak bermoral yang sering diperjualbelikan. Langsung saja simak artikel yang aku tulis dari beberapa sumber ini ya. Insyaa Allah artikel ini dapat membantu anak-anak dan remaja kita terhindar dari sifat-sifat dan perilaku yang tak bermoral.

Pertama, Game The Rise of the Tomb Raider

Beberapa tahun yang lalu masyarakat sempat dibuat heboh karena rilisnya game berjudul Rise of the Tomb Raider yang katanya sih emang bagus banget gues. Cuma sayangnya game ini dilarang beredar di negara Arab Saudi lho! Pasti pada penasaran kan kenapa dilarang?

Xbox secara resmi mengumumkannya kalau game Rise of the Tomb Raider memang dilarang beredar di sana cuma alasan kenapanya tuh ya masih belum jelas gara-gara baik dari pihak pembuat game ataupun pihak negara yang melarang sama sekali nggak mau menjelaskan apapun.

Kalau menurut beberapa spekulasi yang beredar sih game ini mungkin diblokir sama pemerintah Arab Saudi karena adanya peran dan pembatasan gender tradisional yang tak dipatuhi oleh pihak pembuat game. Ada juga yang bilang kalau mungkin game itu dilarang karena sesuai dengan kepercayaan agama yang dianut oleh banyak warga negara Arab Saudi.

Gara-gara baju yang ditampilkan di permainan itu kan memang terbuka banget ya gaes apalagi di game ini juga banyak orang yang membuat model tambahan dengan menyediakan berbagai macam pakaian. Mulai dari baju seksi hingga hamper telanjang gaes.

Game ini memang bagus tapi gambarnya tak bagus untuk dilihat anak-anak yang masih di bawah umur gaes. Kecenderungannya malah game ini berbau seksual yang kental.

Kedua, Game Tripple

Tripple adalah video game 3D berbau seksual yang dirilis di Jepang pada tahun 2006 lalu. Mereka yang memainkan game semacam ini pasti demen banget sama fantasi seksual 3D. Tujuan gamenya cuma satu, yaitu melakukan pelecehan terhadap karakter wanita yang tampil di gameplay.

Pokoknya enggak jelas banget deh! Gara-gara fakta itu negara-negara seperti Malaysia, Thailand dan Argentina sampai nge-banned game ini gues! Parah banget game ini. Jadi jangan biarkan game seperti ini beredar di kalangan remaja taupun anak-anak kita.

Aku rasa game semacam ini sudah jelas merendahkan martabat para wanita. Itu bisa juga makin menambah tindakan pelecehan seksual di dalam kehidupan masyarakat apalagi kalau pemain sudah sampai kecanduan nggak bisa ditolak lagi nafsu seksual mereka. Jadi game ini sangat berbahaya ya sobat!

Ketiga, Game Casters Ribens

Awal tahun 80-an beredar sebuah game berjudul Casters Ribens. Video game ini mendadak viral dan booming bukan karena kesuksesannya, tapi karena menuai kontroversi.

Sebelum aku jelasin bagaimana permainannya, kalian perlu tahu kalau judul game itu mengambil nama dari seorang jenderal terkenal dalam sejarah Amerika Serikat. Dia adalah jenderal George Armstrong Caster, seorang militer Amerika yang mati ditangkap suku Indian pada tahun 1976.

Nah, di dalam game ini para player akan mengendalikan karakter jendral Caster yang tampil tanpa busana, kecuali topinya. Disinilah semuanya tampak buruk! Sosok Caster dimainkan untuk memperkosa karakter wanita Indian yang terikat di sebelah kanan layar sambil menghindari serangan anak panah.

Game ini sangat jorok dan mengandung unsur pornografi dan pelecehan seksual serta tidak mendidik. Ujung-ujungnya perusahaan Atari Game menuntut pihak developernya karena sudah sembarangan membuat game ini.

Keempat, Game Rat

Game yang mengusung genre first-person shooter. Permainan ini dianggap tak pantes buat dimainin sama anak kecil lho sobat. Gara-gara banyak sejumlah adegan mengerikan yang kayaknya nggak bakal cocok untuk dilihat oleh anak-anak masih dibawa umur. Berbahayakan kalau mereka nantinya berpikir hal kayak begitu bisa dicontoh dalam kesehariannya?

Video game yang berlatar belakang di negara Irlandia itu mengajak kepada pemainnya untuk menembaki sejumlah pekerja dan juga warga sipil. Selain itu game ini juga memungkinkan para pemainnya membuang air seni sembarangan, menjual obat-obatan terlarang sekaligus memutilasi orang gaes!

Serem banget, bukan? Asal kalian tahu ya, game yang sempat menjadi kontroversi ini ternyata sekarang di banyak negara termasuk Australia, Selandia Baru dan juga Swedia dilarang beredar gaes.

Kalau melihat kontennya ke begitu sih harusnya kalian tak perlu heran. Sebab taka da satu pun orangtua yang anak-anaknya berperilaku seperti karakter dalam game itu.

Kelima, Game Bully

Beberapa tahun lalu game Bully yang dibuat oleh Rockstar games bersama Menhan ini sempat dilarang beredar di beberapa negara karena memperlihatkan kekerasan dan eksekusi yang cukup dalam 1 menit.

Bahkan sangking terlalu sadisnya Menhan ini juga disensor berulangkali oleh badan sertifikasi konten sebuah game.  Asal kalian tahu ya dalam game ini kalian akan berperan menjadi seorang pembunuh dan diminta untuk mengakhiri hidup orang lain dengan berbagai metode eksekusi.

Serem banget, kan? Takut dicontoh sama anak-anak maka beberapa negara seperti Inggris, Jerman, Arab Saudi dan juga Korea Selatan akhirnya memutuskan untuk melarang game ini beredar di negara mereka gues.

Bagi mereka game ini nantinya bisa dianggap sebagai bentuk inspirasi oleh  seorang remaja dan anak-anak di seluruh dunia berbuat kejahatan. Game Bully pertama kali muncul di Play Station 2 pada tahun 2006 dimana Rockstar Games berhasil membuat pembunuhan sadis di bumi bisa menjadi salah satu permainan yang populer dikalangan anak-anak lho!

Dalam game Bully ini seorang anak muda berperan menjadi seorang remaja nakal, yatim piatu yang ditaruh disebuah sekolah bernama Bramble World Academy. Bisa dibilang gameplay mereka memang terkesan unik dan kekerasan yang terjadi pun benar-benar terlihat seperti kisah nyata gues.

Tapi kayaknya gara-gara terlalu menceritakan tentang kekerasan yang terjadi di sekolah itu, game Bully jadi dilarang di beberapa negara seperti Brazil, Inggris dan juga beberapa daerah di Amerika Serikat.

Secara terang-terangan mereka menolak game ini beredar karena merasa para pemainnya bisa melakukan hal kekerasan, penindasan dan tindakan anarkis lainnya.

Jadi, kalua kalian sudah mengetahui informasi game-game terjelek dan terjorok ini, jangan dimainkan ya gaes. Apalagi mengajak adik-adik kita yang masih di bawah umur. Kalau kalian masih ngotot memainkan game ini, akibatnya ditanggung sendiri ya gaes.

Terimakasih sudah membaca artikel yang aku sadur dari berbagai sumber ini. Sampai jumpa di artikel-artikel bermanfaat lainnya ya. Jangan lupa gunakan W-All agar mudah mengetahu artikel-artikelku terbaru. Salam sehat selalu.

Komentar