Suku di Indonesia Ini Masuk dalam Daftar 5 Suku Berkekuatan Super di Dunia

Komentar · 57 Lihat

Jangan hanya menonton film kekuatan super, atau drama Korea tentang kekuatan super. Sobat juga memerlukan pengetahuan cara memiliki atau cara mendapatkan kekuatan super 5 suku yang ada di dunia ini. Cek faktanya, yuk.

Lagi, aku lagi seneng melanglang buana melihat suku-suku di dunia yang memiliki kekuatan super. Jadi sobat jangan hanya menonton film kekuatan super, atau drama Korea tentang kekuatan super. Sobat juga memerlukan pengetahuan cara memiliki atau cara mendapatkan kekuatan super 5 suku yang ada di dunia ini. Mungkin suku-suku ini memiliki kekuatan supernatural seperti di daftar film yang memiliki kekuatan super. Kalian sudah pernah menontonnya? Tapi kali ini aku akan menunjukkan ke kalian 5 suku yang memiliki kekuatan super layaknya superman. Ikuti, yuk.

Pertama, Suku Kalenjin di Kenya

Seperti yang kita ketahui bahwa sebuah negara yang berada di wilayah Afrika yaitu Kalenjin, dikenal memiliki pelari maraton terbaik di dunia. Ternyata mayoritas para pelari terbaik tersebut berasal dari sebuah suku yang sama yaitu suku Kalenjin.

Menurut para peneliti kemampuan tersebut mereka peroleh dari pola makan, tempat tinggal dan juga faktor sosial. Namun hal tersebut juga dianggap bukan sesuatu yang dapat membuat mereka memiliki kemampuan luar biasa. Akan tetapi berasal dari genetik.

Diketahui para pelari yang berasal dari suku Kalenjin ini memiliki tubuh yang sangat cocok untuk seorang pelari maraton. Salah satu yang paling terkenal adalah pelari maraton terbaik di dunia dari suku Kalenjin ini memiliki pergelangan kaki dan betis yang kecil dengan perawakan yang ramping. Dan hal tersebut sangat sempurna untuk seseorang berlari maraton.

Menurut para ahli ukuran tubuh sangat penting dalam menentukan siapa yang akan memenangkan Marathon. Karena betis dan pergelangan kaki yang kecil itulah penyebab lebih sedikitnya energi yang dipergunakan oelh seorang pelari.

Kedua, Suku Bajau di Indonesia

Orang Bajau atau Suku Bajau yang ada di Indonesia disebut-sebut sebagai penghuni laut karena memiliki kemampuan dalam bertahan di bawah air dalam waktu yang sangat lama tanpa menggunakan peralatan selam apapun.

Menurut para peneliti penyelam paling berpengalaman, dapat berada di bawah air selama 13 menit sebelum kembali ke permukaan untuk bernafas. Peneliti dari Universitas Cambridge menemukan bahwa orang Bajau dapat melakukan hal luar biasa tersebut karena tubuh mereka beradaptasi dengan penyelaman dan menyebabkan limfa mereka meningkat hingga 50%.

Diketahui bahwa ukuran limfa yang dimiliki seseorang berkaitan dengan kemampuannya dalam bertahan di dalam air, para peneliti mengatakan bahwa limfa yang lebih besar terkompresi di bawah air dan melepaskan darah yang kaya oksigen di dalam tubuh.

Hal ini dapat mengurangi penggunaan oksigen dan memungkinkan seseorang untuk tinggal di bawah air lebih lama daripada orang yang mempunyai limfa lebih kecil.

Uniknya orang Bajau adalah mereka tidak memiliki gen unik yang dapat meningkatkan Sekresi Hormon Tiroid (T4). Hal inilah yang menyebabkan limfa mereka lebih besar daripada manusia pada umumnya.

Ketiga,  Suku Moken di Thailand

Suku Moken adalah sebuah suku yang berasal dari etnis Austronesia yang merupakan suku yang tinggal serta hidup di lautan. Diketahui bahwa anak-anak yang ada pada suku ini mampu melihat dengan sangat baik jika berada di dalam air laut.

Pada tahun 1999 yang lalu seorang peneliti mengatakan bahwa penglihatan anak-anak dari suku tersebut dua kali lebih baik di bawah air daripada anak-anak Eropa. Menariknya, hal tersebut tidak berlaku untuk orang dewasa pada suku ini.

Orang dewasa justru memiliki penglihatan sangat buruk jika berada di dalam air laut. Diketahui bahwa anak-anak dari suku Moken dapat mengurutkan pupil dan mengubah bentuk lensa mata mereka.

Hal inilah yang biasa dilakukan oleh seekor anjing laut saat anjing laut melihat di bawah air laut. Menurut para peneliti kecil kemungkinan anak-anak Moken mempertahankan kekuatan supernya tersebut dalam jangka waktu yang lama.  

Sebabnya, seiring berjalannya waktu maka pupil dan bentuk lensa mereka akan kaku seperti yang dialami oleh para orang dewasa di suku tersebut.

Keempat, Suku Okinawa di Jepang

Sejauh ini orang memiliki umur paling lama berada di salah satu suku yang ada di negara Jepang yaitu suku Okinawa. Diketahui bahwa orang-orang yang ada di suku tersebut memiliki kisaran umur mencapai 100 tahun dan hal ini jarang sekali dimiliki oleh suku atau orang lain di dunia manapun. Menurut para peneliti umur panjang yang dimiliki oleh orang suku Okinawa bersumber dari pola makan sehat.

Mereka memakan banyak biji-bijian kedelai, tahu sayuran, ubi jalar, ikan cumi-cumi dan juga gurita. Meskipun kebanyakan dari populasi mereka yang berumur 100 tahun, namun kesehatan para penduduk Okinawa terus menurun dalam beberapa tahun terakhir.

Hal ini disebabkan dari peningkatan konsumsi fast food dari gerai yang bermunculan seiring dibukanya pangkalan angkatan laut Amerika Serikat di wilayah tersebut.

Kelima, Suku Ekuador di Ekuador

Para anggota suku asli Ekuador banyak yang mengalami Sindrom Laron (penyakit yang menyebabkan mutasi pada reseptor hormon pertumbuhan manusia, yang menyebabkan kerdil) yang menyebabkan hormon pertumbuhan manusia menjadi terhambat.

Seorang peneliti bergelar dokter (University of Southern California) mengatakan bahwa Sindrome Laron inilah yang dapat menyebabkan suku Ekuador ini memiliki ketahanan yang sangat baik dari gejala serangan kanker darah serta diabetes.

Bahkan ketika para peneliti menambahkan serum yang didapat dari GNP manusia yang telah rusak, ia menemukan bahwa hal tersebut dapat mencegah dirinya untuk menuju ke kerusakan yang lebih parah. Sebaliknya, orang tanpa Sindrom Laron sangat rentan terkena kanker dan diabetes.

Nah, menarik ya kekuatan super suku-suku ini. Pasti sobat W-All penasaran dengan kekuatan super suku-suku lain di dunia ini. Khususnya suku-suku yang berada di Indonesia.

Jadi, jangan ragu lagi untuk menunggu tulisan saya berikutnya ya. Salam sehat selalu.

Komentar